JANGAN SEPELEKAN TIDUR MENDENGKUR



Photobucket Spesialis THT dari RS Premier Bintaro Dr Ari Cahyono SpTHT menyatakan, tidur mendengkur tidak boleh disepelekan karena secara medis hal tersebut merupakan bentuk gangguan tidur. 


Hal ini dinyatakan pada acara "Jangan Sepelekan Tidur Mendengkur" di Jakarta, hari ini, Rabu (30/5).

"Tidur mendengkur bukanlah pertanda seseorang sedang tidur lelap namun secara medis hal itu merupakan salah satu bentuk gangguan tidur," Ungkap Dr . Ari Cahyono Sp, THT dikutip dari Liputan 6.

Ari Cahyono menjelaskan, gangguan tidur bisa berpengaruh pada kualitas kesehatan seseorang. Gangguan tidur OSA (Obstructive Sleep Apnea), menurut dia, dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung koroner, dan stroke. 

"Sebagai contoh, ada salah satu gangguan tidur yang disebut obstructive sleep apnea atau OSA yang berarti tidur yang disertai periode henti napas," Tambahnya.

Masalahnya, seseorang terkadang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami OSA karena merasa sepanjang malam tidurnya lelap. Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk berkonsultasi dengan tenaga medis.

Jika ada masalah dengan gangguan tidur maka pelayanan kesehatan yang dilakukan di antaranya operasi bedah mulut, pemakaian alat tertentu, atau sekedar modifikasi gaya hidup serta obat-obatan.

Adapun tips mengatasi penyakit tidur ini, dapat pula dilihat pada postingan sebelumnya, yaitu "Tips Atasi Kebiasaan Mendengkur" (Klik judul untuk membacanya). zhalabe.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar

SiLahkan tinggaLkan komentar sebagai jejak bahwa Anda pernah berkunjung di zhaLabe.bLogspot.com.

Terima kasih !!!

(c) 2013 ZHALABE "Reading Is FundamentaL" and Powered by BLogger.