CARA MEMBANGUN MOTIVASI BELAJAR

Photobucket Kita sadari atau tidak kata-kata mempunyai kekuatan yang maha dahsyat dalam mengubah perilaku seseorang. Menanamkan motivasi kepada anak didik tidaklah sulit yang penting sebagai guru atau bahkan dosen memiliki sikap positif terhadap perkembangan anak didik. Sebagai guru maupun dosen tentu memiliki banyak cara membangun motivasi belajar bagi anak didik, diantaranya:

1. Menjelaskan tujuan belajar kepada peserta didik.
2. Memberi hadiah atas keberhasilan yang diraih oleh anak didik.
3. Membuka ajang saing/kompetisi diantara anak didik.
4. Memberi pujian.
5. Memberikan hukuman. 
6. Membangkitkan dorongan.
7. Membangun kebiasaan belajar.
8. Membantu kesulitan belajar.
9. Menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran.
10. Memanfaatkan dan terampil dalam menggunakan media mengajar.

Dengan kepiawaian seorang guru dalam membangkitkan motivasi belajar anak didik tentu akan membuka peluang bagi anak didik untuk sukses. Membangun keinginan dan semangat belajar bagi anak tidaklah mudah, bagi guru dituntut untuk mencari dan mencari hal-hal apa saja yang dapat membangkitkan semangat belajar bagi mereka. Pembangkitan semangat atau motivasi merupakan kekuatan yang sangat dahsyat yang ada pada diri manusia.

Menurut Bobby dePotter dkk, ada beberapa cara untuk menumbuhkan budaya belajar untuk berprestasi, yakni dengan menggunakan rumus TANDUR. Rumus TANDUR ini meliputi:

1. Tumbuhan, tumbuhkan minat dengan memuaskan. Apa manfaat bagiku dan manfaatkan kehidupan anak didik.

2. Alami, ciptakan atau datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua anak didik.

3. Namaisediakan kata kunci, konsep, model, rumus, strategi dalam setiap kegiatan pembelajaran.

4. Demonstrasikan, sediakan kesempatan pada anak didik untuk menunjukkan bahwa mereka tahu, jangan biarkan anak menjadi pendengar yang pasif.

5. Ulangi,  tunjukkan pada anak didik cara-cara mengulang materi dan tegaskan bahwa mereka adalah murid-murid yang cerdas, jangan di kecam. Sebab kecaman dari guru merupakan proses pembodohan yang terjadi secara sengaja.

6. Rayakan, pengakuan untuk menyelesaikan, partisipasi dan pemerolehan keterampilan dan ilmu pengetahuan. Guru sebaiknya tidak kikir memberikan pujian kepada anak didiknya.

Memberikan motivasi bagi anak didik, ibarat memberi energi besar yang mampu melakukan apa saja demi mencapai tujuan yang diharapkan dalam dunia pendidikan. Anak didik yang merupakan subjek penelitian harus mendapatkan perlakuan yang optimal. Jika, motivasi ditanamkan secara terus menerus, maka anak didik akan tumbuh dengan semangat yang tak pernah surut. 

0 komentar:

Posting Komentar

SiLahkan tinggaLkan komentar sebagai jejak bahwa Anda pernah berkunjung di zhaLabe.bLogspot.com.

Terima kasih !!!

(c) 2013 ZHALABE "Reading Is FundamentaL" and Powered by BLogger.