ALASAN KAUM HAWA BERJILBAB

Photobucket Sesuatu yang terbungkus rapi memang memberi nilai plus dalam pandangan setiap orang. Suatu contoh dapat dilihat ketika hendak memberikan hadiah kepada orang yang dicintai pastinya mereka akan membungkus hadiah itu dengan rapi agar terlihat indah dan menarik, begitu juga dengan orang yang hendak membeli buku, tentu dia akan memilih buku yang masih terbungkus atau yang masih tersegel rapi dan dia akan enggan untuk memilih sampel yang di pajang oleh si penjual karena tentunya sampel itu sudah dipegang-pegang dan di otak-atik oleh sekian orang yang hendak membeli barang.

Allah perintahkan mereka untuk menutup aurat agar mereka terlihat rapi dan sopan serta tidak menjadi sumber fitnah bagi kaum laki-laki seperti wanita-wanita yang mengobral auratnya. Maka dari itu kaum hawa dianjurkan untuk memperbaiki niat dalam memakai jilbab, menggunakan jilbab hanya semata-mata untuk Allah sebagai rasa syukur terhadap_Nya dan atas rahmat_Nya. Selalulah menjadi seorang muslimah yang ridho karena Allah serta ta’at kepada Nabi Muhammad dan hendaknya berkata terhadap semua perintah Allah "sami’na wa ‘atho’na" kami dengarkan dan kami taati.


Allah berfirman: "dan tidaklah patut bagi laki-laki yang beriman dan perempuan yang beriman apabila Allah dan Rosulnya telah menetapkan sebuah ketetapan akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka dan barang siapa yang mendurhakai Allah maka ia telah sesat dengan kesesatan yang nyata…". QS Al Ahzab : 36.


Di tinjau dari kehidupan sehari-hari, ada beberapa alasan yang kadang mendasari kaum hawa untuk memakai jilbab atau kerudung. Alasan tersebut antara lain:
1. Karena mode.
Memakai jilbab yang "gaul" sudah menjadi tren saat ini sehingga banyak dari kaum hawa yang tertarik memakai jilbab model seperti ini dan jika ditanya mengapa memakai jilbab (kerudung) ? loh inikan gaul, ini tren saat ini…jawabnya!!
2. Ikut-ikutan artis.
Sangat disayangkan banyak dari kaum hawa yang memakai kerudung hanya sekedar ikut-ikutan artis dan bukan karena Allah, mungkin karena dia nge-fans dengan artis itu atau hanya ingin terlihat cantik dengan memakai jilbab seperti para artis.
3. Tuntutan pendidikan mewajibkan berjilbab.
Memakai jilbab jika di sekolah atau di kampus sangatlah bagus namun yang menyedihkan ketika jam sekolah sudah berakhir, tidak kuliah dan liburan tiba tak sedikit yang melepas jilbabnya dan setelah diselidiki ternyata mereka memakai jilbab hanya karena tuntutan pendidikan yang mewajibkan untuk seperti itu, walaupun tidak sedikit dari mereka yang ikhlas karena Allah.
4. Karena pacar.
Karena pacar bisa dikatakan beragama maka sang wanitapun harus menyesuaikan sehingga yang tadinya tidak berjilbab kini dengan rajinnya memakai jilbab, namun ketika putus dengan sang kekasih diapun kembali ke "tabi’at" asalnya (tidak berjilbab).
5. Tuntutan pekerjaan.
Hanya karena tututan pekerjaan terkadang kaum hawa memakai jilbab dan tentunya juga jika jam kerja telah usai maka usai jugalah memakai jilbab.
6. Karena suami.
Suami memerintah istrinya untuk mengenakan jilbab mau tidak mau sang istri harus patuh terhadap perintah suami walaupun sedikit terpaksa. Terlebih lagi jika suami tidak ada dirumah , maka kadang sang istri melepas jilbabnya.


Itulah beberapa alasan yang kadang mendasari kaum hawa untuk memakai jilbab dan sebaik-baiknya mereka adalah orang yang ikhlas dalam memakainya karena Allah, para Ulama menyebutkan 2 (dua) syarat diterimanya amalan seorang hamba yang semuanya tersimpulkan atau terambil dari 2 kalimat syahadat yang berbunyi "Asyhadu Alla Ilaaha Illallaah, Muhammadan Rosulullaah" yaitu; Ikhlas, yang terambil dari syahadat yang pertama yaitu syahadat kapada Allah, Rosulullah Shollallahu Alaihi Wasallam juga bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab :



إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لكل اِمْرِئٍ مَا نَوَى


Artinya: "Sesungguhnya setiap amalan tergantung niatnya. dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkan." (HR Muslim dan Abu Daud). 


Kemudian yang kedua; sesuai dengan ajaran Rasul bukan mengada-ada dalam permasalahan agama seperti apa yang dilakukan oleh para Ahlu bid’ah, syarat yang ke dua ini terambil dari syahadat yang ke dua yaitu syahadat kepada Nabi, Rosulullah juga bersabda: "barangsiapa yang mengerjakan sebuah amalan yang tidak berdasarkan ajaran kami maka amalannya tertolak". Semoga Allah senantiasa menjadikan kita termasuk orang-orang yang senantiasa ikhlas dalam melaksanakan semua perintah_Nya dan menjadikan kita senantiasa istiqomah dalam ajaran Nabi_Nya!!



(Sumber: Artikelislami.com)

0 komentar:

Posting Komentar

SiLahkan tinggaLkan komentar sebagai jejak bahwa Anda pernah berkunjung di zhaLabe.bLogspot.com.

Terima kasih !!!

(c) 2013 ZHALABE "Reading Is FundamentaL" and Powered by BLogger.