PERUBAHAN WUJUD BENDA

PhotobucketPerubahan wujud pada benda dapat digolongkan menjadi 2 jenis, yaitu perubahan wujud yang dapat kembali dan perubahan wujud yang tidak kembali.

1. Perubahan wujud yang dapat kembali.

Pada perubahan wujud yang tidak dapat kembali, benda yang mengalami perubahan dapat berubah kembali ke bentuk semula. Contohnya, perubahan wujud pada air. Air dapat berubah ujud menjadi es. Es dapa kembali berubah wujud menjadi air. Bahkan, air yang berubah menjadi benda gas dapat kembali berubah menjadi titik-titik air.

Selain air, perubahan wujud yang dapat kembali dapat terjadi pada gula dan garam. Gula dan garam yang larut dalam air dapat berubah kembali menjadi gula dan garam padat. Caranya adalah dengan menguapkan larutan gula dan garam itu.

2. Perubahan wujud yang tidak dapat kembali.
Pada perubahan wujud yang tidak dapat kembali, benda yang mengalami perubahan tidak dapat diubah kembali ke bentuk semula. Perubahan wujud yang terjadi karena pembakaran adalah perubahan wujud yang tidak dapat kembali, misalnya kertas atau sampah yang dibakar. Kertas yang dibakar akan berubah menjadi abu arang. Dengan cara apapun, abu arang itu tidak dapat diubah lagi menjadi kertas.

Beberapa proses alami merupakan proses perubahan wujud yang tidak dapat kembali, misalnya pembusukan yang terjadi pada sayuran dan buah-buahan. Setelah beberapa hari, sayuran sayuran dan buah-buahan yang semula agak keras berubah menjadi lembek (berair). Lama-kelamaan, sayuran dan buah-buahan menjadi busuk. Buah yang dikupas kulitnya, misalnya apel yang diiris juga mengalami perubahan wujud. Daging buah apel berubah warnanya menjadi cokelat dalam waktu kurang dari satu jam. Sayuran dan buah yang telah berubah wujud ini tidak akan segar kembali seperti semula.

Tahukah kamu, nasi sudah menjadi bubur? Artinya sesuatu yang sudah terjadi, tidak dapat kembali ke keadaan semula, semua terlanjur terjadi. Sesungguhnya, perubahan yang terjadi pada pemasakan nasi sesuai dengan bunyi peribahasa itu. Pemasakan nasi merupakan proses perubahan wujud yang tidak dapat kembali. Nasi berasal dari beras yang dimasak didalam air. Jika takaran airnya pas, beras yang dimasak berubah wujud menjadi nasi. Jika takaran airnya terlalu banyak, bukan nasi yang dihasilkan, tetapi bubur. Nasi dan bubur tidak dapat diubah lagi menjadi beras.

Serupa dengan nasi, telur yang dimasak tidak dapat lagi kembali menjadi telur mentah. Akibat pemanasan, telur berubah menjadi padat. Telur yang telah padat tidak dapat diubah menjadi cair kembali.

Perubahan yang terjadi karena proses perkaratan juga merupakan perubahan wujud yang tidak dapat kembali. Besi yang berkarat menjadi hitam dan rapuh. Karat tidak dapat diubah menjadi besi lagi. Cara menghilangkan karat dari besi adalah dengan mengkikisnya. Besi dapat terhindar dari karat jika dilapisi dengan nikel atau biasa disebut dipernikel. zhalabe.blogspot.com

0 komentar:

Poskan Komentar

SiLahkan tinggaLkan komentar sebagai jejak bahwa Anda pernah berkunjung di zhaLabe.bLogspot.com.

Terima kasih !!!

(c) 2013 ZHALABE "Reading Is FundamentaL" and Powered by BLogger.