MENGAJAR DENGAN METODE KLASIK


Photobucket Fakta di lapangan membuktikan masih banyak guru-guru yang tidak menguasai ilmu keguruan. Mereka hanya mengajarkan materi yang berbasis pada peningkatan intelektual. Itupun dengan metode-metode yang klasik, sehingga murid sering kali menuai kebosanan dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Dr. Haryono, dalam seminar mencari format pendidikan berkualitas di jawa tengah mengatakan bahwa sekitar 5% peserta didik pada kelas akselerasi menghadapi kebosanan dengan pelajaran yang ada. Pendidikan yang seperti ini justru menimbulkan terror bagi siswa. Landasan filosofis dan sosial budaya Indonesia memposisikan fungsi dan peran guru sebagai pengajar dan pendidik. Mereka di tuntut tidak hanya sebagai pengajar yang harus mampu mengajarkan materi-materi pelajaran, tetapi sekaligus sebagai penjaga moral bagi anak didik guru sering di anggap sebagai orang tua ke dua, setelah orang tua anak didik dalam proses pendidikan.

Selain itu, dalam menghadapi masalah selama proses pembelajaran hendaknya guru mampu mengajarkan penyelesaian masalah secara interdisipliner melalui pendekatan intelegensia (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ). Guru yang mampu mengelola kelas dengan kombinasi mengajar dan mendidik akan menghasilkan generasi yang kreatif dan berbudi luhur karena mereka mampu mengenali potensi dan lingkungan mereka.

Memutuskan diri untuk menjadi seorang guru adalah panggilan hidup, sekaligus meyakinkan diri bahwa setiap tutur kata dan tindakan seorang guru adalah upaya mengantarkan sebuah peradaban menjadi lebih baik. Mereka yang siap untuk menjadi guru juga harus siap dengan 1001 permasalahan di kelas yang terkadang sangat melelahkan. Mulai dari kegaduhan siswa, ketidakpatuhan siswa, bahasa siswa yang tidak sopan, kenakalan siswa, dan berbagai persoalan lainnya yang dibuat oleh siswa-siswa anda. Oleh karena itu, dalam dalam mengerjakan pekerjaan membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan dedikasinya dalam membimbing para siswanya untuk menjadi manusia yang cerdas, berkualitas baik pengetahuan, dan berbudi luhur.

0 komentar:

Posting Komentar

SiLahkan tinggaLkan komentar sebagai jejak bahwa Anda pernah berkunjung di zhaLabe.bLogspot.com.

Terima kasih !!!

(c) 2013 ZHALABE "Reading Is FundamentaL" and Powered by BLogger.